Cara Menggunakan WordPress SEO Plugin (Yoast SEO)

Kalau kemarin kita sudah melakukan setting WordPress SEO plugin (Yoast SEO) sekarang saya akan membahas bagaimana cara menggunakan WordPress SEO by Yoast ini.

Kesalahan kebanyakan blogger dalam menggunakan SEO plugin adalah berpikir kalau setelah menginstall dan mensetting plugin SEO mereka, entah itu WordPress SEO plugin Yoast, All in One SEO Pack atau yang lainnya, mereka pikir optimasi SEO berhenti sampai disitu saja.

Itu salah besar, SEO adalah proses, tidak bisa dilakukan sekali saja dalam mengurus blog. SEO itu berjalan berdampingan dan tanpa henti seiring perkembangan blog kita. Optimasi SEO selalu diperlukan saat kamu akan menulis sebuah artikel.

3 Langkah Cara Menggunakan WordPress SEO by Yoast

Cara Menggunakan WordPress SEO by Yoast

OK langsung saja kita bahas step – step cara menggunakan WordPress SEO plugin ini, berdasarkan pengalaman yang sudah saya lakukan selama ini langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Tentukan tujuan tulisan

Sebuah artikel yang baik itu selalu punya tujuan yang jelas, kamu harus tahu sebenarnya apa yang ingin kamu sampaikan kepada pembaca blog kamu. Sehingga nulis tidak alakadarnya dan hanya menambah banyak saja tulisan tak berguna di internet yang sudah begitu banyaknya. Semakin jelas tujuannya, semakin bagus karena semakin jelas akan berguna.

Seperti tulisan ini tujuannya adalah untutk memberi tahu kepada para pembaca tentang cara menggunakan WordPress SEO plugin, maka dari awal sebelum menulis saya putuskan kata kunci apa yang sekiranya akan digunakan orang sebelum menemukan artikel ini di Google.

Cara Menggunakan WordPress SEO plugin

2. Mulai menulis artikel yang SEO friendly

Sesungguhnya, setelah menentukan kata kunci itu tadi, kamu sudah setengah jalan untuk menulis artikel yang SEO friendly. Karena setelah sebuah kata kunci kita tetapkan, WordPress SEO by Yoast ini akan selalu memantau perkembangan kita saat menyimpan artikel.

Lihat pada bagian bawah fokus keyword itu, ada pesan “your focus keyword appear in:” Article heading, page title, page url, content, meta description.

Jika sudah ada akan ada kata yes, beserta jumlah berapa kali kata kunci kita ada dalam artikel yang sedang kita tulis. Kalau untuk lebih lengkapnya apa saja kekurangan kita, bisa kita lihat di bagian page Analysis;

Cara Menggunakan WordPress SEO by Yoast

Dari page analysis itu terlihat bahwa saya perlu mengoptimalkan artikel dengan menambahkan link ke website luar (outbond link), menambah jumlah kata dalam artikel (minimal 300), menulis meta description. Sedang untuk Flesch Reading Ease tidak perlu saya perhatikan, karena memang bahasa Indonesia tidak bisa diukur dengan metode itu.

Untuk poin yang sudah hijau, kalau kamu belum paham silahkan dijadikan bahan diskusi di kolom kometar dalam artikel tentang cara menggunakan WordPress SEO plugin by Yoast ini. 🙂

3. Menulis SEO title dan meta description

Kita bisa membuat judul posting (Page Title) dan judul tulisan berbeda, mungkin ada yang belum tahu tentang hal ini. Judul posting adalah judul yang ada di atas jendela browser kita, kalau dilihat dalam source code halaman bisanya ada di tang <title>.

Sedang judul tulisan adalah judul yang ada di awal artikel ini, paling atas dari paragraf – paragraf ini.

Meta Description adalah kata – kata yang akan dimunculkan Google dibawah judul tulisan kita saat tanpa sengaja tulisan kita ada di halaman hasil pencarian. Usahakan meta description memuat fokus kata kunci di awal, sekaligus enak dibaca dan informatif dengan mempertimbangkan variasi kata kunci yang mungkin dilakukan orang dalam pencarian, misal:

Cara Menggunakan WordPress SEO plugin by Yoast dengan mudah melalui tiga langkah optimasi sehingga kamu bisa membuat artikel SEO friendly

Selain menggunakan kata kunci utama, saya juga menambahkan “by Yoast” karena saya tahu kata itu juga sering digunakan dalam pencarian. Di ujung kalimat juga ada kata kunci lain yang mungkin digunakan orang yaitu “membuat artikel SEO friendly”

Sebelum Menerapkan Cara Menggunakan WordPress SEO, saya punya pesan.

Setelah tahu hal ini, saya pernah melihat ada yang menerapkan cara menggunakan WordPress SEO ini dengan menjadikan tulisannya penuh kata kunci, tapi terkesan berputar – putar tidak karuan. Well, mungkin bagus untuk mengelabuhi Google, namun ke depannya pembaca juga akan tahu kalau blog kamu tidak layak untuk dikunjungi untuk kedua kalinya.

Selalu utamakan konten yang beguna dan 100% karya sendiri, itu langkah mutlak kalau kamu ingin menjadi blogger yang berhasil. Ini baru optimasi on-page SEO, masih ada ooptimasi off page yang perlu kamu pelajari juga.

Akhirnya, selamat membuat artikel SEO friendly, jangan lupa untuk menyampaikan pertanyaan, kalau ada sih :mrgreen:

Belajar WordPress: Langkah-Langkah Membuat Website dengan WordPress untuk Pemula

Bagi orang-orang yang ingin belajar cara membuat website, WordPress adalah pilihan terbaik.

Hampir tidak ada pemilik website yang tidak kenal WordPress.

Alasannya karena gratis, fiturnya tidak terbatas, dan proses belajarnya sangat mudah. Bahkan kalau anda belum pernah memegang komputer sebelumnya pun anda akan bisa membuat website dalam 5 menit.

Itulah baru sejengkal kehebatan WordPress.

Dalam seri panduan ini anda akan belajar dasar-dasar WordPress, mulai dari instalasi sampai menguasai fitur-fiturnya.

Dalam 30 menit ke depan, anda juga akan bisa membuat sebuah website berbasis WordPress.

Apa itu WordPress?

WordPress adalah sebuah Content Management System (CMS) yang bersifat open source. Dalam bahasa yang lebih mudah dimengerti, WordPress merupakan sebuah software yang akan memudahkan anda untuk membuat website dan mengelola konten secara online.

Saat ini, WordPress merupakan CMS terpopuler di dunia.

Anda sendiri pun secara sadar atau tidak sadar pasti sudah pernah berkunjung ke website berbasis WordPress. Wajar, karena lebih dari 25% website di internet dibuat dengan WordPress.

Bahkan website-website terbesar di dunia pun menggunakan WordPress.

Ini beberapa di antaranya:

Website pengguna WordPress

Selengkapnya ada di halaman ini.

Lalu bagaimana dengan Indonesia?

Bahasa Indonesia menempati posisi ketiga sebagai bahasa yang paling banyak digunakan di WordPress dengan persentase 2,4%. Hanya kalah dari Bahasa Inggris dan Bahasa Spanyol yang memang digunakan oleh banyak negara.

Ini artinya ada sangat banyak website berbasis WordPress di Indonesia.

Mengapa WordPress bisa sedemikian populernya?

Alasan utamanya yaitu karena proses pembuatannya sangat mudah, seperti yang sudah saya nyatakan tadi. Bahkan orang yang baru kenal komputer pun bisa membuat website dalam 5 menit dengan WordPress.

Selain itu, juga karena gratis.

Tapi bukan hanya itu, inilah alasan utama kenapa website-website besar menggunakan WordPress:

  1. Dengan WordPress, kita tidak perlu membangun website dari nol sehingga banyak waktu dan tenaga yang bisa dihemat
  2. WordPress bisa dimodifikasi secara bebas dan tanpa batas sesuai kebutuhan si pemilik website, baik secara tampilan maupun fitur
  3. Banyak theme dan plugin yang tersedia sehingga anda bisa mengubah tampilan dan dan menambahkan fitur meskipun tidak paham sedikit pun tentang programming
  4. Proses belajarnya sangat mudah
  5. WordPress terus dikembangkan dan diperbaharui oleh jutaan programmer di dunia
  6. WordPress punya komunitas pengguna terbesar. Kalau anda mengalami kesulitan, jawabannya bisa ditemukan dengan mudah di internet

Dengan alasan-alasan tersebut, sejak 2003 sampai sekarang WordPress tetap menjadi CMS yang paling populer.

Pada awalnya, WordPress hanya digunakan untuk membuat blog…

…tapi sekarang WordPress juga sering digunakan sebagai website dengan fungsi lain, misalnya situs komunitas, jual beli, direktori, portfolio, profil perusahaan, dan lain-lain.

Itulah sekilas tentang WordPress.

Tanpa panjang lebar lagi, mari kita mulai ke bab pertama panduan ini.